KONSELING KESEHATAN LINGKUNGAN
KLINIK SANITASI
Petugas : Silvi Mukhlas, AKL
No. Hp : 0856 5501 2841
Hari Pelayanan : Senin - Sabtu
Jam : 08.00 s/d 11.00 WIB
Memberi pelayanan :
1. Pasien Penyakit berbasis lingkungan (PBL)
- PBL : diare, ISPA, kulit, TB, kecacingan, malaria, DBD, keracunan makanan
- Konsultasi pasien rawat jalan dan rawat inap
- Kunjungan rumah
2. KLIEN
- Konsultasi penyehatan lingkungan permukiman: Sumber Air Bersih, Jamban sehat, Saluran Pembuangan Air Limbah, Pengelolaan sampah, dll
- Konsultasi penyehatan tempat pengolahan makanan/industri rumah tangga
- Konsultasi penyehatan tempat-tempat umum
- Konsultasi penyehatan tempat pengelolaan pestisida
- Pengajuan ijin depot air minum, ijin industri rumah tangga
Jl. Raya Pambon No 18 Brondong Lamongan 62263 (0322 ) 4660001 Email : pkmbrondongnew@gmail.com www.puskesmasbrondong.com
Friday, November 7, 2014
Wednesday, November 5, 2014
MOBIL UNGGULAN BUPATI FADELI
“Pada tahap awal akan diluncurkan 33 unit Mobil Sehat sesuai dengan banyaknya UPT Puskesmas di Kabupaten Lamongan dengan penanggungjawab kegiatan Mobil Sehat yakni Camat di wilayah masing-masing. Sedangkan penanggungjawab teknis pelaksana kegiatan Mobil Sehat yakni Kepala UPT Puskesmas,” ungkap Fida Nuraida.
Camat dan Kepala UPT Puskesmas selanjutnya diminta mengadakan rapat koordinasi tiap bulan untuk membuat jadwal kegiatan Mobil Sehat. “Diharapkan sopir Mobil Sehat tidak merangkap sebagai sopir Pusling. Karena Sopir Mobil Sehat harus siap 24 jam jika dibutuhkan oleh masyarakat.
Pada acara sosialisasi mobil sehat untuk pertama kalinya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, drg. Fida Nuraida, M.Kes mendatangkan narasumber dari sebuah provider layanan telekomunikasi, selaku pihak ketiga yang bekerjasama dengan Dinas Kesahatan untuk menyediakan call center Mobil Sehat.
Penyediaan call center Mobil Sehat itu selanjutnya akan dibagi menjadi 7 wilayah dengan fitur mobile extention, mobile hunting & queuing, restriction, dan Automatic Switchboard.
Sekkab Yuhronur Efendi yang hadir membuka sosialisasi tersebut berharap program Mobil Sehat bisa berjalan sukses. ”Diharapkan Program Mobil Sehat ini dapat dilaksanakan dengan sukses. Dan nantinya kinerjanya akan dievaluasi untuk mengetahui kekurangannya sehingga bisa diperbaiki”, jelas Yuhronur Efendi
Ditambahkannya, harus ada kesamaan visi dalam melaksanakan program tersebut. Yakni visi dan misi Mobil Sehat adalah sebagai salah satu tugas pelayanan tindakan medis kepada masyarakat yang dilakukan sewaktu-waktu dengan gratis serta kerjasama dan koordinasi baik dari Camat, Kepala UPT Puskesmas dan pihak yang terkait lainnya.
SERBA - SERBI
| Ponkesdes Sumberagung |
![]() |
| Penyuluhan di Desa Lembor |
| Pemeriksaan Prolanis |
![]() |
| Pertemuan Kader Posyandu |
![]() |
| Minilokakarya |
| Pelayanan di Ruang Rawat Inap |
| Pemeriksaan Laboratorium |
| Pelayanan di Poli Umum |
![]() |
| Suasana Posyandu |
| Persiapan berangkat Posyandu ke Desa |
| Gudang Obat Puskesmas |
![]() |
| Pertemuan Sosialisasi HIV & Aids |
![]() |
| Pertemuan Sosialisasi HIV AIDS |
| Suasana di ruang TU |
| Kesibukan di Ruang TU |
Tuesday, October 28, 2014
LANSIA
Dalam dunia yang mengagungkan pesona fisik
dan awet muda, tidak aneh jika banyak orang takut menjadi tua. Orang
tidak selalu takut akan keriput dan uban, namun mereka takut akan
kehilangan tubuh, dan hasrat seksual, serta terjangkit berbagai masalah
dan penyakit. Kenyataannya, banyak dari kondisi ini dapat menyerang pria
muda juga. Berikut ini adalah empat hal yang disalah-artikan oleh pria
ketika mengalami proses penuaan.
Impotensi
Meskipun disfungsi ereksi menjadi hal
yang biasa, banyak pria masih berpikir bahwa ketidakmampuan mencapai
ereksi (disebut juga impotensi) adalah masalah pria tua. Akan tetapi,
impotensi sebenarnya sangat umum terjadi di antara pria yang lebih muda.
Meskipun sering terjadi, banyak pria tidak memeriksakannya sehingga
sering menjadi masalah karena disfungsi ereksi biasanya adalah gejala
dari masalah yang utama seperti halnya penyakit jantung, merokok,
kecanduan alkohol, makan makanan yang tidak sehat, dan obesitas juga
meningkatkan risiko terkenanya impotensi tidak peduli berapapun usia
Anda.
Demensia
Demensia dan penyakit Alzheimer, kadang
disebut “penyakit veteran”, sangat umum terjadi pada lansia, namun dapat
mulai terjadi pada pria yang lebih muda. Ini dikenal dengan penyakit
Alzheimer serangan dini dan biasanya dimulai pada individu berusia 40
hingga 50 tahun. Belum ada penyebab pasti mengapa penyakit ini terjadi
pada individu yang lebih muda, dan mendiagnosisnya pun tidaklah mudah.
Jika ada riwayat penyakit Alzheimer di keluarga, pastikan Anda
berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk melakukan pemeriksaan
skrining.
Inkontinensia
Tidak bisa menahan BAK dan tidak sengaja
mengeluarkan sedikit urine sebelum sampai di kamar mandi? Inilah yang
disebut inkontinensia. Meskipun lebih sering terjadi pada pria yang
lebih tua, inkontinesia juga dapat terjadi pada pria yang lebih muda,
meskipun biasanya inkontonensia adalah gejala penyakit lain. Jika Anda
mengalami inkontinensia, berkonsultasilah dengan dokter atau dokter
spesialis urologi.
Rambut rontok
Rambut rontok tidak selalu menjadi tanda
penuaan. Banyak pria mengalami rambut rontok di usia muda, sedangkan
pria lainnya masih punya rambut panjang dan keriting di masa produktif
mereka. Alopesia atau kebotakan lebih umum dikenal dengan rambut rontok,
menjadi lebih sering terjadi pada pria, dan bisa terlihat pada usia
yang lebih muda. Mengapa? Sebenarnya, terdapat banyak penyebab alopesia,
seperti stres, diet, dan merokok, namun penyebab utamanya adalah faktor
genetik. Jika Anda memiliki anggota keluarga berjenis kelamin pria yang
punya rambut tipis, kemungkinan Anda akan mengalami hal yang sama.
Masalah ini belum ada obatnya, namun ada terapi efektif yang tersedia di
pasaran.
Sudah tahu ya bahwa tidak setiap penyakit
adalah penyakit usia tua. Jika beberapa hal ini terjadi pada Anda, dan
tidak yakin apa sebabnya, segera konsultasikan dengan dokter Anda.
Berlanggananlah dengan layanan Hello
Doctor hari ini, dan Anda akan mendapatkan saran profesional kapan pun
Anda butuhkan. Dokter kami ada untuk Anda NON-STOP dan siap menjawab
semua panggilan Anda! Kunjungi situs web kami di
http://www.hellodoctor.co.id untuk info lebih lanjut.
Artikel ini telah ditelaah dan disetujui oleh dr. Joyce Sopacua dari Hello Doctor Indonesia.
HKN KE-50
SEHAT BANGSAKU SEHAT NEGERIKU
50 tahun HKN adalah ulang tahun emas
pembangunan kesehatan Indonesia. Sebuah usia yang cukup mapan untuk
kembali menilik kembali perjalanan pembangunan kesehatan selama setengah
abad.
Momentum ini sebagai pengingat publik bahwa kesehatan harus bergerak dari wilayah kuratif ke arah Promotif Preventif.
Pemerintah, Kepala Daerah, Dunia usaha,
organisasi kemasyarakatan juga di ajak untuk turut ambil bagian dari
peringatan HKN dengan kegiatan yang mendukung pembangunan kesehatan
Masyarakat semakin mengerti arti penting
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, menjaga kesehatan dengan bergaya hidup
sehat, dan berhenti untuk menghisap rokok.
Sasaran 50 Tahun HKN
- Para pengambil keputusan/ stakeholder / Pemerintah daerah
- Petugas kesehatan
- Lintas sektoral kementerian
- Organisasi Masyarakat dan Dunia Usaha
- Masyarakat Umum
- Penggiat dunia maya
Awal Mula Dicanangkannya HKN
Menilik kembali ke belakang pada era
50-an, penyakit malaria merupakan penyakit rakyat yang terbanyak
penderitanya dan berjangkit di seluruh
Indonesia. Ratusan ribu jiwa tewas akibat malaria yang sebenarnya,
melalui penyelidikan dan pengalaman penyakit malaria di Indonesia dapat
dieliminasi. Oleh karena itu pemerintah melakukan usaha pembasmian
malaria (malaria eradication) yang berarti melenyapkan malaria dari
penjuru tanah air.
Untuk mencapai hal tersebut, pada tahun
1959 dibentulah Dinas Pembasmian Malaria yang pada bulan Januari 1963
dirubah menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria (KOPEM). Pembasmian
malaria ditangani secara bersama oleh pemerintah, WHO, USAID dan
direncanakan pada tahun 1970 malaria akan hilang dari bumi Indonesia.
Pembasmian malaria dilakukan dengan
menggunakan obat baru yaitu DDT, dengan penyemprotan secara masal
rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali dan Lampung. Penyemprotan secara
simbolis dilakukan oleh Bung Karno selaku Presiden RI pada tanggal 12
November 1959 di desa Kalasan, sekitar 10 km di sebelah timur kota
Yogyakarta.
Selanjutnya, kegiatan tersebut dibarengi dengan kegiatan pendidikan atau penyuluhan kepada masyarakat.
5 tahun kemudian, kurang lebih 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit malaria.
Peristiwa tersebut merupakan upacara simbolis penyemprotan nyamuk, yang
diiringi dengan kegiatan pendidikan atau penyuluhan kepada masyarakat.
Peristiwa itu kemudian dikenal sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN),
yang setiap tahun terus menerus diperingati sampai sekarang. Sejak itu,
HKN dijadikan momentum untuk melakukan pendidikan/ penyuluhan kesehatan
kepada masyarakat.
Subscribe to:
Posts (Atom)
"CANTING INTAN " Cegah Stunting dengan Inovasi Kesehatan ,Menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul
Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas SDM. Salah satu masalah Gizi yang menjadi perhatian ut...
-
POLI GIGI Dokter : 1. Drg. Indah Mardiyah Hayati Perawat : 1. Nurrila Maslahah, Amd.PG. Hari dan Jam Pelayanan - Senin - Kamis Jam 0...
-
LABORATORIUM Petugas : - Sumarmi - Duwah Wilfatul Atslah, AK Hari dan Jam Pelayanan - Senin - Kamis Jam 08.00 – 13.30 WIB - ...









