Jl. Raya Pambon No 18 Brondong Lamongan 62263 (0322 ) 4660001 Email : pkmbrondongnew@gmail.com www.puskesmasbrondong.com
Sunday, October 12, 2014
POSYANDU LANSIA
Pengertian Posyandu Lansia
1. Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan
1. Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan
Posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya.
2. Posyandu lansia / kelompok usia lanjut adalah merupakan suatu bentuk pelayanan kesehatan bersumber daya masyarakat atau /UKBM yang dibentuk oleh masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk usia lanjut. Pengertian usia lanjut adalah mereka yang telah berusia 60tahun keatas.
Tujuan Posyandu Lansia
Tujuan pembentukan posyandu lansia secara garis besar antara lain :
a. Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia
b. Mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut.
Sasaran Posyandu Lansia
1. Sasaran langsung
Kelompok pra usia lanjut (45-59 tahun)
Kelompok usia lanjut (60 tahun keatas)
Kelompok usia lanjut dengan resiko tinggi (70 tahun ke atas)
2. Sasaran tidak langsung
Keluarga dimana usia lanjut berada
Organisasi sosial yang bergerak dalam pembinaan usia lanjut
Masyarakat luas
Mekanisme Pelayanan Posyandu Lansia
Berbeda dengan posyandu balita yang terdapat sistem 5 meja, pelayanan yang diselenggarakan dalam posyandu lansia tergantung pada mekanisme dan kebijakan pelayanan kesehatan di suatu wilayah kabupaten maupun kota penyelenggara. Ada yang menyelenggarakan posyandu lansia sistem 5 meja seperti posyandu balita, ada juga hanya menggunakan sistem pelayanan 3 meja, dengan kegiatan sebagai berikut :
- Meja I : pendaftaran lansia, pengukuran dan penimbangan berat badan dan atau tinggi badan
- Meja II : Melakukan pencatatan berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT). Pelayanan kesehatan seperti pengobatan sederhana dan rujukan kasus juga dilakukan di meja II ini.
- Meja III : melakukan kegiatan penyuluhan atau konseling, disini juga bisa dilakukan pelayanan pojok gizi.
Kendala Pelaksanaan Posyandu Lansia
Beberapa kendala yang dihadapi lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu antara lain :
a. Pengetahuan lansia yang rendah tentang manfaat posyandu.
Pengetahuan lansia akan manfaat posyandu ini dapat diperoleh dari pengalaman pribadi dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan menghadiri kegiatan posyandu, lansia akan mendapatkan penyuluhan tentang bagaimana cara hidup sehat dengan segala keterbatasan atau masalah kesehatan yang melekat pada mereka. Dengan pengalaman ini, pengetahuan lansia menjadi meningkat, yang menjadi dasar pembentukan sikap dan dapat mendorong minat atau motivasi mereka untuk selalu mengikuti kegiatan posyandu lansia
b. Jarak rumah dengan lokasi posyandu yang jauh atau sulit dijangkau
Jarak posyandu yang dekat akan membuat lansia mudah menjangkau posyandu tanpa harus mengalami kelelahan atau kecelakaan fisik karena penurunan daya tahan atau kekuatan fisik tubuh. Kemudahan dalam menjangkau lokasi posyandu ini berhubungan dengan faktor keamanan atau keselamatan bagi lansia. Jika lansia merasa aman atau merasa mudah untuk menjangkau lokasi posyandu tanpa harus menimbulkan kelelahan atau masalah yang lebih serius, maka hal ini dapat mendorong minat atau motivasi lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu. Dengan demikian, keamanan ini merupakan faktor eksternal dari terbentuknya motivasi untuk menghadiri posyandu lansia.
c. Kurangnya dukungan keluarga untuk mengantar maupun mengingatkan lansia untuk datang ke posyandu.
Dukungan keluarga sangat berperan dalam mendorong minat atau kesediaan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia. Keluarga bisa menjadi motivator kuat bagi lansia apabila selalu menyediakan diri untuk mendampingi atau mengantar lansia ke posyandu, mengingatkan lansia jika lupa jadwal posyandu, dan berusaha membantu mengatasi segala permasalahan bersama lansia.
c. Sikap yang kurang baik terhadap petugas posyandu.
Penilaian pribadi atau sikap yang baik terhadap petugas merupakan dasar atas kesiapan atau kesediaan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu. Dengan sikap yang baik tersebut, lansia cenderung untuk selalu hadir atau mengikuti kegiatan yang diadakan di posyandu lansia. Hal ini dapat dipahami karena sikap seseorang adalah suatu cermin kesiapan untuk bereaksi terhadap suatu obyek. Kesiapan merupakan kecenderungan potensial untuk bereaksi dengan cara-cara tertentu apabila individu dihadapkan pada stimulus yang menghendaki adanya suatu respons
Bentuk Pelayanan Posyandu Lansia
Pelayanan Kesehatan di Posyandu lanjut usia meliputi pemeriksaan Kesehatan fisik dan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita (deteksi dini) atau ancaman masalah kesehatan yang dihadapi.
Jenis Pelayanan Kesehatan yang diberikan kepada usia lanjut di Posyandu Lansia seperti tercantum dalam situs Pemerintah Kota Jogjakarta adalah:
a. Pemeriksaan aktivitas kegiatan sehari-hari meliputi kegiatan dasar dalam kehidupan, seperti makan/minum, berjalan, mandi, berpakaian, naik turun tempat tidur, buang air besar/kecil dan sebagainya.
b. Pemeriksaan status mental. Pemeriksaan ini berhubungan dengan mental emosional dengan menggunakan pedoman metode 2 (dua ) menit.
c. Pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan dan dicatat pada grafik indeks masa tubuh (IMT).
d. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter dan stetoskop serta penghitungan denyut nadi selama satu menit.
e. Pemeriksaan hemoglobin menggunakan talquist, sahli atau cuprisulfat
f. Pemeriksaan adanya gula dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit gula (diabetes mellitus)
g. Pemeriksaan adanya zat putih telur (protein) dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit ginjal.
h. Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas bilamana ada keluhan dan atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan butir 1 hingga 7. dan
i. Penyuluhan Kesehatan.
Kegiatan lain yang dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi setempat seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan memperhatikan aspek kesehatan dan gizi lanjut usia dan kegiatan olah raga seperti senam lanjut usia, gerak jalan santai untuk meningkatkan kebugaran.
Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan di Posyandu Lansia, dibutuhkan, sarana dan prasarana penunjang, yaitu: tempat kegiatan (gedung, ruangan atau tempat terbuka), meja dan kursi, alat tulis, buku pencatatan kegiatan, timbangan dewasa, meteran pengukuran tinggi badan, stetoskop, tensi meter, peralatan laboratorium sederhana, thermometer, Kartu Menuju Sehat (KMS) lansia
PELAYANAN RAWAT INAP
RUANG RAWAT INAP
Petugas
Dokter :
1. dr. Hj. KHOIRIYAH
Perawat :
1. Umi Susilo Caturyanah Utami, S.Kep Ners
2. Suliyono. AMK
3. Ainun Syarofah, AMK
4. Sulistyowati, AMK
5. Khosyatin, AMK
6. Nurlela, AMK
7. Hanum, AMK
8. Erly Puspita, AMK
9. Isnawaroh, AMK
10. Imam Thohari, AMK
11. Hery , S.Kep.Ns
Bidan :
1. Maftuha, Amd.Keb.
Hari dan Jam Pelayanan
- 24 Jam (Shift Pagi-Sore-Malam )
Informasi : ( 0322 ) 661975
Memberi Pelayanan /Pemeriksaan :
- Perawatan pasien Umum, BPJS, dan RIG
- Pelayanan Asuhan Keperawatan
- Ruang Rawat Inap Kelas III --> Lihat
- Ruang Rawat Inap Kelas I --> Lihat
- Ruang Rawat Inap VIP --> Lihat
- Rujukan
- Konsultasi
Petugas
Dokter :
1. dr. Hj. KHOIRIYAH
Perawat :
1. Umi Susilo Caturyanah Utami, S.Kep Ners
2. Suliyono. AMK
3. Ainun Syarofah, AMK
4. Sulistyowati, AMK
5. Khosyatin, AMK
6. Nurlela, AMK
7. Hanum, AMK
8. Erly Puspita, AMK
9. Isnawaroh, AMK
10. Imam Thohari, AMK
11. Hery , S.Kep.Ns
Bidan :
1. Maftuha, Amd.Keb.
Hari dan Jam Pelayanan
- 24 Jam (Shift Pagi-Sore-Malam )
Informasi : ( 0322 ) 661975
Memberi Pelayanan /Pemeriksaan :
- Perawatan pasien Umum, BPJS, dan RIG
- Pelayanan Asuhan Keperawatan
- Ruang Rawat Inap Kelas III --> Lihat
- Ruang Rawat Inap Kelas I --> Lihat
- Ruang Rawat Inap VIP --> Lihat
- Rujukan
- Konsultasi
BKIA ( Balai Kesehatan Ibu dan Anak )
Agar program pemerintah dalam pembangunan kesehatan dapat tercapai dalam hal untuk menurunkan angka kematian ibu bersalin dan angka kematian bayi. , maka diperlukan persiapan semenjak menjadi calon ibu hingga persalinan dan anak mencapai usia balita (bawah lima tahun). Poli BKIA menyediakan layanan kesehatan untuk ibu dan anak yang tidak hanya untuk masyarakat Brondong, tapi juga untuk masyarakat umum di luar wilayah Brondong.
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 13.30 WIB
Hari Jumat : 08.00 - 11.00 WIB
Hari Sabtu : 08.00 - 13.30 WIB
Adapun pelayanan yang ada di Poli BKIA UPT Puskesmas Brondong antara lain :
- Untuk seorang calon ibu
Imunisasi TT pranikah 2 kali - Untuk seorang ibu hamil
Pemeriksaan kehamilan secara teratur :
C. Untuk bayi dan anak
Agar bayi dapat tumbuh dan berkembang sehat, selain pemberian ASI dan makanan yang bergizi juga perlu diberikan imunisasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut layanan imunisasi yang ada di Poli BKIA :
Bayi Umur Jenis Imunisasi Keterangan 0 bulan BCG Untuk mencegah penyakit TBC paru 2 bulan DPT 1, POLIO 1 Untuk mencegah penyakit Diphteri, Pertussi, Tetanus dan penyakit Polio 3 bulan DPT 2, POLIO 2 Untuk mencegah penyakit Diphteri, Pertusis, Tetanus dan penyakit Polio 4 bulan DPT 3, POLIO 3 Untuk mencegah penyakit Diphteri, Pertussi, Tetanus dan penyakit Polio 5 bulan POLIO 4 Untuk mencegah penyakit Polio 9 bulan CAMPAK Untuk mencegah penyakit Campak - Layanan KB / Keluarga Berencana
Jenis Layanan KB Keterangan Kondom Sarung karet tipis penutup penis yang menampung cairan sperma pada saat pria berejakulasi. Pil KB Hormon yang mengandung esterogen dan progesteron atau progesteron saja yang diminum setiap hari selama 21 atau 28 hari. Suntik Hormon progesteron yang disuntikkan ke pantat, otot panggul atau lengan atas setiap 3 bulan atau 1 bulan. Susuk KB/Implant 1 atau 6 kapsul (seperti korek api) yang dimasukkan ke bawah kulit lengan atas secara perlahan melepaskan hormon progesteron selama 3 atau 5 tahun. IUD Alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim yang bentuknya bermacam-macam, terbuat dari plastic, plastic yang dililit tembaga atau tembaga bercampur perak yang dapat berisi hormone. Waktu penggunaannya bisa mencapai 10 tahun.
Poli BKIA juga melayani asuhan kebidanan untuk wanita yang mengalami gangguan reproduksi , masalah seputar kesehatan reproduksi remaja serta posyandu.
POLI PARU
POLI PARU
Petugas
Dokter :-
Perawat :
1.Yulianto, S.Kep.
Hari dan Jam Pelayanan
- Senin - Kamis Jam 08.00 – 13.30 WIB
- Jum'at Jam 08.00 - 11.00 WIB
- Sabtu Jam 08.00 – 13.00 WIB
Informasi : ( 0322 ) 661975
Memberi Pelayanan /Pemeriksaan :
- Pemeriksaan Umum
- Pelayanan Asuhan Keperawatan
- Pemeriksaan Radiologi
- Konsultasi
Dengan adanya poli paru di puskesmas brondong, masyarakat dapat terbantu dalam hal pemeriksaan radiologi, sebab sebelum ini pemeriksaan radiologi selalu dikirim ke PKM Paciran atau ke wilayah Tuban, jadi sangat merepotkan pasien yang berobat dengan keluhan penyakit paru atau penyakit lain yang memerlukan pemeriksaan radiologi.
Semenjak adanya ruagan poli paru ini, kegiatan-kegiatan lain dapat
lebih leluasa dikerjakan, selain tempatnya terpisah untuk menghindari
penularan penyakit dan sebagainya, pasien yang ingin berobat jauh lebih
mudah menemukan ruangan poli paru ini.
Selain hal tersebut, apabila ada kecelakaan atau kasus-kasus patah
tulang dapat segera diketahui diagnosa dan diambil sebuah keputusan
penanganan sesegera mungkin.
Subscribe to:
Posts (Atom)
"CANTING INTAN " Cegah Stunting dengan Inovasi Kesehatan ,Menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul
Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas SDM. Salah satu masalah Gizi yang menjadi perhatian ut...
-
POLI GIGI Dokter : 1. Drg. Indah Mardiyah Hayati Perawat : 1. Nurrila Maslahah, Amd.PG. Hari dan Jam Pelayanan - Senin - Kamis Jam 0...
-
LABORATORIUM Petugas : - Sumarmi - Duwah Wilfatul Atslah, AK Hari dan Jam Pelayanan - Senin - Kamis Jam 08.00 – 13.30 WIB - ...

